Bukan Nicholas :D

Earphonemu Mengalihkan Duniamu :(

In Ngerumpi.com, Randomized on January 18, 2012 at 14:04

http://1.bp.blogspot.com/-4R5922_cA5U/TdJUPEjZIWI/AAAAAAAAABE/pI2du1x3G0g/s1600/anime-girl-listening-music.jpg

Baru saja saia membaca potingan menggoda ini Menyapa.

Saia jadi ingat kejadian beberapa hari lalu di suatu supermarket yang mengharuskan kita menitipkan tas dan barang lainnya sebelum masuk ke tempat tersebut.. saia melihat seseorang dihampiri oleh seorang petugas keamanan dan orang sekitarpun memperhatikan pelanggan tersebut..

Satpam : “Maaf mbak, tasnya harus dititip di loker
Pelanggan : “Ohh maaf pak saia tidak tahu
Satpam : “Lahh.. Saia sudah negur Mbak dari tadi. Makanya mbak, earphonenya dilepas dulu.”

HiHiHi.. Kejadian yang biasa saja. Tapi menurut saia hal tersebut memalukan. bagaimana tidak, menjadi pusat perhatian orang lain karena ketidaktahuan/ketidakpedulian saia terhadap keadaan di lingkungan sekitar.

Mungkin dengan menggunakan earphone, kita menjadi asik sendiri. Apalagi dengan volume yang super kenceng, maka semakin tenggelamlah kita dalam dunia kita sendiri. Hingar bingar sekeliling seakan menjadi lenyap seketika diganti dengan musik favorit kita. Tetapi, jika kita sampai mengabaikan keadaan sekitar menurut saia kurang baik yahh..

Ada juga seorang teman saia, tidak pernah saia melihatnya tanpa earphonenya. Walau saia duduk disampingnya, dia tidak menyadari keberadaan saia. Pernah suatu ketika saia berbasa-basi ingin menyapanya. tetapi yang terjadil adalah dia benar-benar tidak mendengarkan saia, dan saia pun menjadi malu karena orang sekitar saia mungkin menganggap saia *sok akrab* atau mungkin dalam hati mereka berkata *kasihann ya, dicuekin sama temannya* ūüė¶ . Sejak saat itu saia tidak pernah menyapanya lagi, hanya bertukar senyum jika dia sedang kebetulan melihat saia (saia lupa kapan ini terjadi).

Pandangan kita mungkin berbeda-beda. Buat saia orang yang menggunakan earphone terlihat seperti menempel tulisan dijidatnya “JANGAN GANGGU GUE..!!“. Saia juga melakukan hal yang sama ketika saia di suatu keadaan dimana saia ingin berkonsentrasi dari gaduh lingkungan (bukan tidak perduli), misalnya ketika di ruang baca atau di bis/perjalanan ketika saia ingin tidur. Bahkan terkadang saia sengaja menggunakannya bukan dari balik kerudung, agar orang lain mengetahui bahwa saia sedang menggunakan earphone.. Ohh, saia bukan bermaksut pamer (saia bukan music atau gadget mania, saia malah buta dengan hal-hal itu), malah kuping saia kurang nyaman jika berlama-lama bersentuhan dengan benda ini. Hanya sekedar ingin memberitahukan secara tidak langsung bahwa saia sedang tidak ingin diganggu atau bahwa saia sedang tidak ingin *ngerumpi* dengan anda..

Nahh.. ini hanya pandangan saia semata.. Menurut warga ngerumpi bagaimana..??

 

Note:
Earphone/earplug/headset
yang saia maksut di sini bukan alat bantu dengar (gag tau istilahnya) yang digunakan oleh penderita tunarungu, karena hampir terlihat sama.

Advertisements

Please, Correct Me If I'm Wrong :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: