Bukan Nicholas :D

Lakum Diinukum wa Liya Diin

In Randomized on November 30, 2012 at 10:25

Bismillah, semoga saya tidak salah memahami ayat ini.

Lakum Diinukum wa Liya Diin (QS. Al Kafirun:  6)

Ayat di atas adalah firman Allah yang artinya: “Bagimu agamamu, bagiku agamaku.” Saya secara bodoh dan universal, memaknakan ayat ini sebagai perintah untuk bertoleransi. Baik dengan orang lain yang berbeda keyakinan ataupun dengan sesama muslim tetapi berbeda pandangan. Kata agama di sini saya universalkan maknanya sebagai keyakinan atau urusan atau cara pandang. Ketika kita menemukan orang laen yang berbeda pandangan dengan kita, kita tidak harus menganggap mereka salah dan kita selalu benar. Buat saya semua pemikiran itu sama benarnya karena tujuannya sama, cuma kita harus memilih dan meyakini salah satunya untuk menjadi kendaraan kita mencapai tujuan kita tersebut.

Saya pernah beranggapan: “Kasihan sekali melihat lelaki yang sholat gag pake peci. Peci yang merupakan kebutuhan lima kali sehari untuk beribadah ajah gag punya, apa lagi yang laen.” Dan hari ini, saya menertawakan kepicikan saya itu. Apa pasalnya..?? Di rumah, mama selalu ngomel-ngomel jika ada lelaki sholat gag pake peci. Dalam keyakinan saya terbangun pemahaman bahwa Lelaki sholat HARUS pake peci. Sampai suatu ketika saya pernah membaca di salah satu Kitab (lupa punya siapa) yang menjelaskan bahwa sebenarnya Peci bukanlah hal MUTLAK dalam sholat. Ada ulama yang mengatakan boleh menggunakan, ada  pula yang mengatakan sebaiknya tidak. Lihat kan..?? Mereka yang tidak menggunakan peci mungkin mengikuti salah satu dari ulama tersebut, dan saya dengan semena-mena telah mengasihani mereka. Bodohnya saya.

Pernah juga seseorang yang saya anggap kakak bercerita tentang istrinya:

Abang : “Lynn jangan kaget jika suatu hari bertemu dengan istri saya”
Saya     : “Emangnya istri abang kenapa..??”
Abang : “Istri saya menggunakan cadar”
Saya     : “Lalu..??”
Abang : “Sebagian orang menganggap perempuan bercadar itu aneh.”
Saya    : “Hahaha.. Saya akan menganggap istri abang aneh, kalau beliau telanjang. Karena orang normal menurut saya akan malu untuk telanjang”
Abang : “InsyaAllah, istri saya tidak seaneh itu.”
Saya    : “Ya sudah, kenapa jadi dianggap aneh.”
Abang : “Menurut Lynn..??”
Saya   : “Lakum dinukum wa liya din ajah bang. Urusanmu adalah urusanmu, urusanku adalah urusanku. Kalo istri abang meyakini menggunakan cadar adalah benar, ya gunakanlah. Tetapi jangan lantas meremehkan orang yang tidak menggunakan cadar. Karena cara pandang kita tidak selalu sama.”

Dan Kakak di atas pernah juga mengkhawatirkan kedekatan saya dengan seorang sahabat yang mana adalah seorang Protestan.

Abang: “Saya sedikit khawatir karena Lynn sudah terlalu dekat dengan dia (sahabat saya).”
Saya: “Karena dia lelaki dan saya perempuan..??”
Abang: “Bukan. Karena dia seorang Protestan.”
Saya: “Apa tidak boleh bergaul dengan mereka..??”
Abang: “Boleh. Saya hanya khawatir kedekatan kalian membuat akidah Lynn goyah.”
Saya: “Lakum dinukum wa liya din ajah bang. Untuk dia agamanya dia, untuk saya agama saya. Meski kami berbeda, bukan berarti kami berpandangan kamu salah dan saya benar. Saling menghormati aja sih satu sama laen.”

“Bagi kalian agama kalian, jangan kalian tinggalkan selamanya karena itulah akhir hidup yang kalian pilih dan kalian sulit melepaskannya, begitu pula kalian akan mati dalam di atas agama tersebut. Sedangkan untukku yang kuanut. Aku pun tidak meninggalkan agamaku selamanya. Karena sejak dahulu sudah diketahui bahwa aku tidak akan berpindah ke agama selain itu.” (Tafsir Ath Thobari, 24: 704)

Perlakukan orang laen sebagaimana kita ingin diperlakukan oleh mereka. Jika kita menghormati mereka, niscaya mereka juga akan menghormati kita. Begitulah, saya belajar bertoleransi. Belajar bertenggang rasa. Belajar memahami bahwa sesuatu yang berbeda dengan kita tidak selalu salah. Benar, dengan cara pandang masing-masing.

onion-emoticons-set-2-59

Advertisements
  1. […] Lakum dinukum waliyadin << ayat al qur an: artinya: bagimu agamamu, dan bagiku […]

Please, Correct Me If I'm Wrong :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: