Bukan Nicholas :D

Setan Berkawankan Malaikat?

In Randomized on July 9, 2013 at 11:36

Seorang lelaki seiman, beriman, yang bisa menjadi imam..” 

Seperti itulah imam yang selama ini kucari. Mampu menjadi kompas hidupku, menjadi perintis jalanku. Meluruskan langkahku yang salah arah, memanduku memperbaiki keselahan. Yahh, semacam guide, guru atau kubah yang selalu melingkupiku agar tetap baik.

Rasanya semua orang menginginkan hal yang sama denganku. Menginginkan pasangan yang lebih baik darinya, kelak agar ketularan baiknya. Menginginkan lelaki shaleh, kelak ingin ketularan shalehnya. Menginginkan lelaki penyabar, kelak ingin ketularan menjadi seorang penyabar.

Namun pernahkah kita berpikir sebaliknya? Jika semua orang menginginkan pasangan berupa manusia yang baik-baik saja, lalu siapa yang akan menginginkan manusia yang terlanjur tidak baik? Kalau kita adalah bagian dari manusia dengan derajat baik, bisa saja masa bodoh. Jika kitalah yang ditakdirkan sebagai manusia yang berada di bawah derajat baik itu, tidakkah itu berarti tak seorangpun mengharapkan kita?

Untuk mendapatkan lelaki shaleh, maka berusahalah menjadi wanita solehah. Begitu kutipan yang sering kita dengar. Kita -terutama saya-, berlomba-lomba menjadi wanita solehah itu sebagai ikhtiar untuk mendapatkan imam yang shaleh. Saya tertatih-tatih menaiki anak-anak tangga demi mendekatkan diri pada gelar solehah jauh di atas sana. Saya tidak peduli lagi dengan anak-anak tangga yang telah saya lewati. Saya hanya mendongak ke atas, sambil terus berpikir apalagi yang harus saya lakukan untuk bisa meloncati anak-anak tangga itu. Mencari bagaimana lagi caranya agar saya segera berada di atas sana.

Pada jejak langkah kesekian, saya menoleh ke bawah karena merasa tubuh saya dilempari kerikil-kerikil kecil yang berasal dari seseorang di anak tangga dasar. Dia lelaki, seiman, beriman. Namun karena lelaki tersebut masih berada pada anak tangga di bawah saya, –bolehkah dengan sombong saya berkata– dia belum pantas menjadi imam. Saya pun mengabaikan lelaki itu karena yang saya cari adalah seorang imam.

Bantu aku menaiki anak-anak tangga ini, pintanyaSaya berusaha membantu sebisanya, semata-mata karena saya bahagia menemani siapapun yang ingin berproses menjadi lebih baik. Masih dengan kesombongan saya tidak meliriknya sama sekali, yang saya butuhkan adalah imam. Saya mengejar manusia shaleh, padahal sayapun belum solehah. Hingga suatu kali lelaki itu berkata:

“Diriku setan yang mau menjadi malaikat karena dirimu.”

Saya tercenung sangat lama. Saya bukan tersanjung karena dia menganggap saya malaikat. Kalimat pendek itu berurai menjadi pemikiran yang sangat panjang dibenakku. Lelaki yang bukan imam itu, hanya sedang berlari demi mensejajarkan langkah denganku. Dia menyayangiku, maka ia berusaha memantaskan dirinya untuk saya. Sedangkan saya terus berlari demi mengejar imam yang entah siapa. Lelaki yang bukan imam itu, membutuhkan seseorang untuk membantunya menapaki anak-anak tangga itu. Jika bukan saya yang menolongnya, siapa lagi?

Bukan tanggung jawabku memang. Meskipun berharta, bukankah orang-orang seperti dia miskin ilmu? Jika tidak ada yang hendak menyedekahkan ilmunya, siapa yang akan peduli pada orang-orang seperti dia? Bukankah orang-orang seperti dia adalah ladang pahala bagi orang-orang yang lebih berilmu? Tabungan pahalaku yang masih sangat sedikit untuk mencapai surga, menggerakkan hatiku untuk menyedekahkan ilmuku yang juga seujung kuku untuknya. Menemani lelaki bukan imam itu sedikit demi sedikit mendekati manusia serupa imam KW sekalipun. Meski mungkin konsekuensinya adalah kekurangan kesempatan menemukan imam yang sebenarnya. Karena ia hanya sedang menginginkan aku.

Salahkah, setan berkawankan malaikat?

Ya Allah! Kami meminta berkah RamadhanMu
Berikan hidayah dan kemudahanMu pada lelaki itu.
1 Ramadhan

Advertisements

Please, Correct Me If I'm Wrong :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: