Bukan Nicholas :D

Ceritaku (3): tentang Isa putra Maryam

In Randomized on September 16, 2013 at 14:03

Dua orang sahabat yang berbeda keyakinan, sedang berbagi cerita tentang Isa putra Maryam.

Vee: Aku mau nanya, kamu gak percaya Yesus itu kenapa? Apa-apa saja alasan kamu?

Gee: Di dalam Al Qur’an (lupa ayatnya) menjelaskan bahwa yang disalib itu bukan isa, melainkan orang yang menyerupai Isa.

Vee: Yudas kan? Kalau bukan Isa, yang bangkit itu siapa? Apa yudas? Atau menurut kepercayaan kamu, Yudas atau Isa itu gak ada yang bangkit? Karena menurut kami, setelah kematian itu, dia bangkit.

Gee: Semua manusia akan bangkit setelah kematian. Setelah meninggal manusia hidup di alam kubur. Setelah kiamat kemudian semuanya dibangkitkan kembali untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, sidang menentukan bakal masuk neraka apa surga.

Vee: Iya, itu aku tau… Yang dimaksud di sini, mukjizat para nabi. Berarti kamu gak percaya ada mukjizat nabi yang bisa membangunkan orang mati?

Gee: oh iya, pernah denger itu. Cerita tentang Nabi Isa bisa dibaca di sini 

http://harmoni-my.org/arkib/kisahnabi/index.htm#page=kisahnabiisaas.htm

Vee: Apa-apa yang membuat kamu tidak percaya?

Gee: Tidak percaya bahwa Yesus itu Tuhan?

Vee: Kamu percaya Tuhan itu gimana?

Gee: Tuhan yang menciptakan manusia dan alam. Dengan demikian Tuhan tidak lahir dari manusia.

Vee: Disitulah kami senang akan Tuhan kami. Dia rela turun dari Tahtanya untuk menemui umatnya yang berdosa.

Gee: Lalu siapa yang menciptakan Maria?

Vee: Tuhan

Gee: Berarti Tuhan ada sebelum Maria?

Vee: Iya…

Gee: Tapi maria melahirkan Tuhan..?

Vee: Dia turun ke bumi lewat perawan Maria. Kalau Tuhan turun langsung ke bumi, kamu, saya dan yang lain tidak akan ada hari ini. Maka dia lahir sebagai anak manusia. Kalau dia lahir sebagai Hamba, dia tidak akan mengakui dirinya Tuhan.

Gee: Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani Israel. (Kitab Suci Alqur’an. Az Zukhruf : 59).

Gee: Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi. (Kitab Suci Alqur’an. Maryam : 30).

Vee: Di kitab kami tidak mengatakan begitu.

Gee: iya, mungkin di situlah letak prinsipil perbedaan Islam dan Kristen. (1) Menurut Umat Islam (Al Qur’an) Isa mengaku bahwa ia hamba Allah, sedangkan Umat Kristiani mengakui bahwa Isa adalah Tuhan. (2) Menurut Umat Islam (Al Qur’an) Yang disalib bukan Isa melainkan orang yang menyerupai Isa, sedangkan menurut Umat Kristiani yang disalib itu adalah Isa. (3) Menurut Umat Islam (Al Qur’an) Yang menerima mukjizat mampu menghidupkan orang mati itu Isa dan bukan Isa yang bangkit dari kematian, sedangkan menurut Umat Kristiani Isa-lah yang bangkit dari kematian.

Vee: Oh iya, kalau bukan nabi Isa yang disalib, Isa ke mana? Menurut kitab kamu, yang kamu ketahui? Berarti setelah itu “orang” disalib, nabi Isa menghilang?

Gee: Dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan ‘Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. (Kitab Suci Alqur’an. An-Nisaa : 157). Dari ayat 157 ini telah jelas bahwa orang yang membunuh Isa sebenernya juga tidak yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Mereka hanya menyangka bahwa itu Isa. Kalo gak salah itu muridnya yang murtad yang wajahnya diserupai Isa.

Vee: Yudas?

Gee: Ya Yudas. Isa tidak sama dengan Yudas. Yang di kayu salib itu Yudas (orang yang wajahnya menyerupai Isa). Sedangkan Isa diangkat oleh Allah ke langit.

Vee: Berarti Isa lahir, besar, dan tua di bumi, tapi tidak mati di bumi? Tidak seperti nabi-nabi yang lain? Berarti tidak ada “misi”nya lahir di bumi? Maksudnya tidak ada tujuan Tuhan kirim dia ke bumi? Toh yang mati orang lain, ngapain kirim nabi Isa?

Gee: Isa bawa kitab injil kan?? Ya itulah misinya, menyebarkan ajaran injil. Nabi Isa, beliau diutus di tengah-tengah kaum materialis yang mengingkari roh dan hari kebangkitan. Mereka menduga bahwa manusia hanya sekadar tubuh tanpa roh. Mereka adalah kaum yang meyakini bahwa darah makhluk adalah rohnya atau jiwanya. Taurat yang ada di tangan Yahudi menyebutkan bahawa tafsir an-Nafst adalah darah. Disebutkan di dalamnya: “Janganlah engkau memakan darah dari tubuh manusia kerana jiwa setiap tubuh adalah darahnya. ” Nabi Isa diutus di tengah-tengah kaum yang mereka disesatkan oleh falsafah yang dasarnya mengatakan bahwa penciptaan alam memiliki sumber pertama, seperti sebab dari akibat.

Gee: Lakum dinukum waliyadin << ayat al qur an: artinya: bagimu agamamu, dan bagiku agamaku.

Vee: Kami Tidak percaya agama.. Agama bukan patokan. Jadi, di kami bukan agama.

 

Note: Percakapan ini saya publish tanpa meminta ijin dari nara sumber yang mana adalah sahabat saya sendiri (nama disamarkan). Jika ada keberatan dari pihak tersebut saya meminta maaf, dan bersedia menghapus tulisan ini.

Cerita sebelumnya:

Baca Juga:

Advertisements

Please, Correct Me If I'm Wrong :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: