Bukan Nicholas :D

Aku, Kamu dan Sepuntung Rokok

In puisilynglyng.blogspot.com on November 13, 2013 at 19:55

Picture by tumblr.com

Di antara aku dan kamu, sepuntung rokok terabaikan.
Kamu berbicara tentang kita, aku bicara tentang mereka, dan ahh rokok disela jarimu tak terjamah.

Bau khas tembakau, mengharum dari hembusan nafasmu.
Inginku sesap bibirmu yang menghitam, sesekali mengganti batang putih yang tiap waktu kau cumbu.
Tapi sisasisa nikotin pasti akan segera menyapaku.

Aku, kamu dan sepuntung rokok yang cemburu.
Telah tak terhitung kali kau menjalin lidah bertukar ludah.
Menciumnya sampai lupa waktu.
Kali ini kau bahkan tak mengasapinya menjadi abu.

Kau tertegun memandangku lama.
Seolah masa depanmu terhias di wajahku.
Sementara aku melirik puntung bulat sisa separoh.
Ia balik menatapku sinis, menyembunyikan tubuh moleknya yang pucat tanpa bara merah.

Aku, kamu dan cerita kita.
Bolehkah tertulis tanpa sepuntung rokok?

Dear Allah, saya rikues suami yang tidak merokok yahh.. 🙂

Posted from WordPress for Lynn(A)droid

Advertisements

Please, Correct Me If I'm Wrong :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: