Bukan Nicholas :D

Akhlak Mulia Dan Amalan Baik

In Kutipan :) on November 6, 2014 at 07:20

Sesungguhnya antara akhlak dengan ‘aqidah terdapat hubungan yang sangat kuat sekali. Karena akhlak yang baik sebagai bukti dari keimanan dan akhlak yang buruk sebagai bukti atas lemahnya iman, semakin sempurna akhlak seorang Muslim berarti semakin kuat imannya. Dan di antara akhlak Salafush Shalih radhiyallahu ‘anhum, yaitu:

  1. Ikhlas dalam ilmu dan amal serta takut dari riya’.
  2. Jujur dalam segala hal dan menjauhkan dari sifat dusta.
  3. Bersungguh-sungguh dalam menunaikan amanah dan tidak khianat.
  4. Menjunjung tinggi hak-hak Allah dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam.
  5. Berusaha meninggalkan segala bentuk kemunafikan.
  6. Lembut hatinya, banyak mengingat mati dan akhirat serta takut terhadap akhir kehidupan yang jelek.
  7. Banyak berdzikir kepada Allah Azza wa Jalla, dan tidak berbicara yang sia-sia.
  8. Tawadhdhu’ (rendah hati) dan tidak sombong.
  9. Banyak bertaubat, beristighfar (mohon ampun) kepada Allah, baik siang maupun malam.
  10. Bersungguh-sungguh dalam bertaqwa dan tidak mengaku-ngaku sebagai orang yang bertaqwa, serta senantiasa takut kepada Allah.
  11. Sibuk dengan aib diri sendiri dan tidak sibuk dengan aib orang lain serta selalu menutupi aib orang lain.
  12. Senantiasa menjaga lisan mereka, tidak suka ghibah (tidak menggunjing sesama Muslim).
  13. Pemalu. Malu adalah akhlak Islam, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Sesungguhnya setiap agama memiliki akhlak dan akhlak Islam adalah malu.” Begitu juga sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Malu itu tidak mendatangkan sesuatu melainkan kebaikan semata.”
  14. Banyak memaafkan dan sabar kepada orang yang menyakitinya. “Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh.” [Al-A’raaf: 199]
  15. Banyak bershadaqah, dermawan, menolong orang-orang yang susah, tidak bakhil/tidak pelit.
  16. Mendamaikan orang yang mempunyai sengketa.
  17. Tidak hasad (dengki, iri), tidak berburuk sangka sesama Mukmin.
  18. Berani dalam mengatakan kebenaran dan menyukainya.

Artikel: www.pengusahamuslim.com

Advertisements

Please, Correct Me If I'm Wrong :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: