Bukan Nicholas :D

Menikahlah Nak manakala dirimu sudah benar-benar siap.

In Kutipan :) on July 4, 2016 at 03:35

image

@Regrann from @nikahasik – .
Menikahlah Nak manakala dirimu sudah benar-benar siap.
Siap di sini bukan hanya faktor usia, pendidikan dan finansial.
Tapi benar-benar siap menerima orang lain untuk menjadi bagian dari diri kita. Seperti daging dengan darah.

Ilmu mengenal diri harus benar-benar diamalkan.Kalau kita seorang pencemburu, posesif, sangat mengagungkan privasi, jangan menikah dengan aktifis populer dan relawan yang murah hati lapang segala.
Jika kita seseorang yang mau benar sendiri tak mau dibantah, jangan bermimpi punya pasangan cerdas, dan sehat yang pastinya kritis.

Banyak orang sesumbar ingin punya pasangan shalih/shalihah, cerdas, sehat, kaya, pemurah, dari keluarga “Intelek” dsb..dsb.
Lalu setelah menikah stress sendiri karena tak mampu mengimbangi gaya hidup orang “Intelek” karena masih suka sembarangan.

Jadi ya mari mengukur dan memantaskan diri.

Pernikahan bukan “Kamar Sakti” yang membuat orang berubah. Jadi jangan bermimpi setelah menikah bisa merubah pasangan.
Yang paling bisa kita lakukan hanya penyesuaian, pemaafan, dan pengikhlasan yang tiada akhir
Karena nenek moyang kita dari jaman baheula sudah berulang-ulang mengingatkan, bahwa cinta adalah pengorbanan. Terdengar sangat klise. Namun sangat benar adanya. -Bunda Tatty Elmir-

Salam, @anaachintya

Advertisements

Please, Correct Me If I'm Wrong :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: