Bukan Nicholas :D

Posts Tagged ‘#ILU(Rakha-Putri)’

TELAT…!!

In Fiksi on March 27, 2013 at 02:27

TELAT!

Pict. source: pregnancygazette.us

Bagi semua perempuan, kata telat itu adalah kata yang mendebarkan. Jika mereka telah menikah, maka peristiwa itu sangat dinanti, karena akan memberikan mereka keturunan. Sedangkan bagi yang belum menikah sepertiku, kata itu begitu mengerikan yang artinya akan ada tanggung jawab atas perbuatan yang belum waktunya. Read the rest of this entry »

Advertisements

Ia Datang Karena Rindu

In Fiksi on March 26, 2013 at 01:04

———————————————-
From Rakha:
Jangan kaget ya kalo besok kamu bangun ada gunung di depan rumah.. Itu pasti gunung rinduku..
———————————————- Read the rest of this entry »

Sama-Sama Sakit.

In Fiksi on January 27, 2013 at 17:23

Sama-Sama Sakit.

“Suara kamu kenapa. Serak begitu?”
“Radang tenggorokanku kambuh nih.”
“Udah minum obat?”

Aku menggeleng. Sadar di seberang sana dia gag bisa melihat gerakan kepalaku. Aku lekas menjawab :

“Belum. Stok obatnya habis. Badanku lemes banget mau ke apotik.”
“Badan kamu demam juga ya?”
“Kok tahu? Seingatku belum bilang kalo lagi demam.”
“Iya. Itu sudah dari dulu, kalo tenggorokan kamu kambuh, biasanya jadi demam, mata perih, badan nyeri, kepala sakit.”
“Hahaha, kamu sampe hafal keluhan saya. Apa kamu sudah bosan dengar saya mengeluh?”
“Sama sekali gag. Terkadang saya pikir kamu itu terlalu kuat. Kamu tidak butuh orang lain. Hanya saat kamu tumbang begini kamu jadi manja.”
“Karena saya butuh kamu. Kamu obat saya yang paling mujarab.”

“Mau aku ke situ? Sabtu aku ke situ ya?”
“Jangan, ndak boleh.”
“Minggu aku balik lagi.”
“Kamu lebih sakit daripada saya. Kamu gag boleh capek. Jaga kondisi kamu juga. Minggu ini kan jadwal kamu cuci darah.”

Terdiam.

“Denger suara kamu ajah udah cukup. Saya janji segera sembuh.”

Dan dia berceloteh. Suaranya semakin samar kudengar.

***

Hari menjelang sore, ketika aku terjaga. Ternyata aku tertidur, dengan headset masih menempel di telingaku. Aku mengecek ponsel, sambungan telepon telah terputus dari seberang. Sebuah pesan masuk atas namanya ku buka.

Sakitnya jangan lama-lama ya, Put. Aku sedih kalau kamu sakit. Aku gag ada di sana buat rawat kamu. Kalo sudah bangun, telpon aku ya syg. ILU.

Yah, cuma itu yang ingin aku dengar. Aku akan segera sembuh, karena tak ingin membuatnya sedih.

# fiksi. #kita #sakit.
27 januari 2013, somewhere
*252 kata